Home / Bedah Karya / Bedah Buku / ‘A Bird is Not a Stone’, Kumpulan Puisi Tentang Palestina yang Terbit di Skotlandia

‘A Bird is Not a Stone’, Kumpulan Puisi Tentang Palestina yang Terbit di Skotlandia

“There are also gloomy smilescollected in a tissueand thrown into the nearest basket”KONTERKULTUR–Tiga baris puisi di atas adalah penggalan dari puisi kemanusiaan yang didedikasikan oleh para penyair Inggris dan Skotlandia untuk masyarakat Palestina. A Bird is Not A Stone merupakan buku kumpulan puisi yang terbit di Skotlandia dan ditulis oleh beberapa penyair asal Inggris dan Skotlandia seperti Carol Ann Dufy dan Liz Lochhead yang sudah lama menyatakan kebencian mereka pada invasi Israel di Palestina yang dianggap sebagai salah satu upaya apharteid dan bentuk nyata dari pelanggaran HAM.Dengan dieditori oleh Sarah Irving dan Henry Bell, buku ini berisi 25 puisi tentang…

Review Overview

Isi tema - 6.9
Gaya bahasa - 5.7

6.3

Awesome!

Summary : Sastra bisa menjadi senjata ampuh melawan ketidakadilan.

User Rating: 4.38 ( 3 votes)
6

“There are also gloomy smiles
collected in a tissue
and thrown into the nearest basket”

KONTERKULTUR–Tiga baris puisi di atas adalah penggalan dari puisi kemanusiaan yang didedikasikan oleh para penyair Inggris dan Skotlandia untuk masyarakat Palestina. A Bird is Not A Stone merupakan buku kumpulan puisi yang terbit di Skotlandia dan ditulis oleh beberapa penyair asal Inggris dan Skotlandia seperti Carol Ann Dufy dan Liz Lochhead yang sudah lama menyatakan kebencian mereka pada invasi Israel di Palestina yang dianggap sebagai salah satu upaya apharteid dan bentuk nyata dari pelanggaran HAM.

Dengan dieditori oleh Sarah Irving dan Henry Bell, buku ini berisi 25 puisi tentang Palestina yang hampir semuanya ditulis dalam bahasa Skotlandia. Secara implisit buku ini juga mengisahkan semacam “sindiran” pada pemerintah Inggris yang mereka anggap telah melakukan tindakan kolonialisme pada kedua negara, Skotlandia dan Palestina. 

Keduapuluhlima puisi yang ada di buku A Bird is Not a Stone ini adalah hasil kolaborasi tulisan dari para penyair Palestina, Skotlandia dan beberapa diantaranya adalah hasil terjemahan dari puisi Palestina yang berasal dari versi bahasa Arab seperti halnya puisi dari Bisan Abu Khale’s yang diterjemahkan oleh Alasdair Grays yang juga seorang novelis dalam bahasa Inggris, 

Suasana perang, tangisan perempuan dan anak-anak masih menjadi sejenis topik “favorit” yang oleh para penyair dituangkan dalam bentuk puisi. Beberapa diantaranya bahkan merupakan sindiran atas diamnya masyarakat dunia pada kondisi Palestina. Too much criying –terlalu banyak tangis- merupakan kesan sekaligus sanjungan pada para penyair yang telah sukses menuangkan sebagian kecil kondisi Palestina saat ini. Buku kumpulan puisi ini merupakan salah satu bentuk nyata, kolaborasi penulis dan penyair dunia yang sama-sama menyuarakan kepeduliannya untuk Palestina.*[]

Red: Hanny Adiati

Editor: Aik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.