Home / Artikel / Opini Hatkor! / Bolehkah Seorang Straight Edge Merangkap Jadi Pengedar Narkoba?
(ilustrasi oleh Infected_photography/flickr)

Bolehkah Seorang Straight Edge Merangkap Jadi Pengedar Narkoba?

MEMANG, pertanyaan ini terlihat agak konyol. Sebab, selain karena Straight Edge itu paham anti-drugs, alasan lain karena peredaran Narkoba juga merupakan tindakan melawan hukum. Tapi, pertanyaan ini benar-benar ada di Quora.com, situs tempat orang bertanya apapun dan mendapat jawaban dari siapapun. Dan, yang bikin menarik, ternyata jawabannya bervariatif. Tidak selalu mengingkari.

Ian Harrington mengatakan, “Menjadi pengedar Narkoba itu tidak melanggar etika Straight Edge. Straight edge bukanlah kumpulan peraturan, tapi lebih kepada pilihan pribadi untuk berevolusi terhadap apa yang terjadi di lingkungan kita.”

“Saya bercerita tentang pengalaman saya. Di tahun 1995, saya seorang straight edge tapi juga menjual ganja di kampus hanya untuk mendapat uang. Saya tahu di kampus banyak orang senang dan butuh ganja. Tapi saya tidak pernah merasa nyaman dalam menggunakan uang itu. Akhirnya saya berikrar untuk tidak lagi menjalani aktivitas yang negatif dalam hidup saya,”.

Namun demikian Harrington juga menjelaskan bahwa sebenarnya dalam dirinya merasa tidak sreg menjalankan straight edge sambil jualan ganja. Secara tersurat dalam penjelasannya dia mengatakan,”Kalau kamu memilih untuk menjadi Straight Edge, berarti kamu sadar akan bahaya narkoba dan anda tidak ingin berpartisipasi di dalamnya. Kalau kamu jujur pada dirimu sendiri, dapatkah kamu nyaman ketika mengambil keuntungan dari sesuatu yang kamu tidak setujui (Narkoba-pen)? Hanya kamu yang bisa menjawab.”

Robert Rapplean seorang editor di wikipedia tentang Alkoholisme mengatakan,”Kalau lihat dari definisi straightedge di wikipedia, saya akan mengatakan menjadi pengedar narkoba sekaligus straight itu boleh dan memang sering terjadi,”.

Dan ternyata, hampir semua jawaban mengatakan kalau hal tersebut diperbolehkan. “Menjadi straight edge adalah pilihan pribadi dan tidak ada paksaan kepada orang lain,”.

Namun jika keduanya dilakukan secara bersamaan, bagaimana mungkin kita menjadi orang yang jujur kepada diri kita sendiri?

Mungkin benar kata Arian13 saat masih di Puppen yang pernah mengatakan dalam lirik lagu “True”:

“Be true to yourself! Keep it right! Follow your heart!”*[]

Ditulis oleh: xTukangxSayurxNaikxHaji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.