Home / Artikel / Opini Hatkor! (page 3)

Opini Hatkor!

Anak Punk Dianggap Sampah Masyarakat, Salah Siapa?

KONTERKULTUR–Anak punk, khususnya yang hidupnya dijalanan, memang sering bikin persepsi negatif masyarakat. Termasuk Satpol PP. Mereka menganggap anak punk itu sampah masyarakat yang harus disingkirkan agar tidak merusak pemandangan kota. Salah satu kasus yang baru saja terjadi di Jombang Jawa Timur, seorang anak SMP diciduk satpol PP cuma gara-gara dia selfie bareng anak punk. Sumpah ketika saya membaca berita ini ...

Read More »

Punk Pragmatis

Mencari uang lewat sebuah lagu Yang bernada buruk tak bermutu Saat lautan uang sudah ditanganmu Seakan kau lupa prinsipmu yang kau pegang dulu Masa bodo dengan rakyat jelata Yang penting sudah bergelimpangan harta dan wanita Memuja kenikmatan dunia Lupa, dulu kau perna perjuangkan mereka Mereka rakyat jelata yang kau bela Berkacak pinggang jumawa tanpa rasa bersalah Siapa gerangan anak punk ...

Read More »

Jadi Punk Jangan Manja!

KONTERKULTUR—Kegagalan TOTAL CHAOS manggung di beberapa tempat di Indonesia beberapa waktu yang lalu, jika dipikir-pikir menyisakan pelajaran yang luar biasa bagi kita para scenester punk lokal. Tulisan ini merupakan rangkuman dari hasil diskusi yang penulis lakukan dengan beberapa orang scenester sambil duduk santai dirumah salah seorang dari kami. Dari info yang kami terima, TOTAL CHAOS sempat berencana manggung di beberapa ...

Read More »

Hey, Punk! Jangan Mau Ditipu Komunis!

KONTERKULTUR—Scene punk dan hardcore di dunia tidak lepas dari aktivitas ideologis mereka dengan faham Komunisme (Marxisme-Leninisme). Hal ini ditengarai dari banyaknya band maupun kolektif-kolektif punk/hardcore yang memuja Marxisme sebagai ideologi yang mereka banggakan. Sebut saja MAN LIFTING BANNER, LARM, DEAD STOOL PIGEON, REFUSED, SEEIN RED, dan masih banyak lagi. Meski mereka tahu bahwa komunisme memiliki sejarah yang berdarah-darah dibeberapa belahan ...

Read More »

Hari Valentine dan Pembodohan yang Dilakukan Kapitalis kepada Anak-anak Muda

KONTERKULTUR—Nggak terasa. Sebentar lagi sudah 14 Februari. Saya langsung keinget kalau biasanya tiap mendekati tanggal itu, mendadak semua orang pakai atribut-atribut serba pink, serba cinta-cintaan, dan serba berbau seks. Katanya sih, untuk memperingati Hari Valentine. Jiee elaah… Peringatan macem itu menurutku bener-bener pembodohan buat remaja. Isinya cuma jebakan kapitalis untuk membuat barang jualannya laku keras. Dan siapa korbannya? Remaja-remaja blo’on ...

Read More »

Jangan Menghina Poseur!

KONTERKULTUR–Scenester punk tuh kalau udah lama nge-punk biasanya jadi makin belagu. Sok-sok an. Seolah udah menguasai semua yang terkait sama punk. Ada dikit aja yang menyinggung soal punk, suka langsung menanggapi. Padahal bukan dia yang diajak omong. Tapi karena ngerasa udah paling punk, nyaut aja sama obrolan orang laen. Udah gitu kalo udah bahas tentang dunia per’pang’an, wuih… bak professor ...

Read More »

Ketika ‘Lemmy MOTORHEAD’ Dipertuhankan

KONTERKULTUR–Siapa sih yang nggak kenal Lemmy vokalis MOTORHEAD? Semua didunia ini yang mengaku pecinta musik rock pasti tahu. Dia seorang yang dilahirkan di Wales bagian utara, beberapa bulan setelah hari kemerdekaan RI tahun 1945. Lemmy dikenal sebagai pengusung musik heavy metal. Dan dipuja oleh hampir seluruh penggemar rock didunia. Kematiannya pada hari senin 18 Desember 2015 lalu bikin shock seluruh ...

Read More »

Syukurlah MTV Indonesia Sudah Mati

KONTERKULTUR–Saya mungkin satu-satunya orang diantara kalian yang bersyukur atas diberhentikannya MTV Indonesia. Meskipun dulu saya sempat menjadi salah satu penonton channel musik itu, tapi kini saya sudah bukan remaja lagi. Saya sudah punya dua orang anak yang saya benar-benar perhatikan masa depannya. Salah satu yang membuat saya bersyukur kalau channel musik seperti MTV tidak lagi siaran di Indonesia adalah semakin ...

Read More »

Punk Bukan Fashion? Ah, yang Bener…

“Punk itu bukan fashion, mas.” “Ah yang bener?” KONTERKULTUR–Hehe,.. kalimat paling atas itu sering diucapkan hampir semua orang yang mengaku punk di dunia ini. Mereka dimulutnya mengatakan bahwa punk bukanlah fashion, bukan dandanan. Mereka lisannya mengatakan bahwa menilai seseorang sangat punk atau tidak punk bukan dilihat dari apa yang mereka pakai sebagai atribut. Tapi bagaimanakah kenyataannya? Cobalah mengingat-ingat, berapa kali ...

Read More »

Fenomena Relijiusitas yang Unik di Scene Underground Indonesia

KONTERKULTUR–Scene musik underground di Indonesia itu memang beneran unik banget. Jarang banget kita lihat musisi underground yang kelihatan relijius banget. Rata-rata dari mereka pasti melihat hal-hal seperti rokok, alkohol, mabuk, ganja, dan seks (diluar nikah) sebagai hal yang biasa. Malah kalau ada event-event musik yang tidak deket dengan begituan, malah terkesan aneh, nggak lengkap, nggak biasa, dan mungkin nggak asyik ...

Read More »