Home / Artikel / Opini Hatkor! / Dead Kennedys, Band Punk Penyerang Agama yang Melegenda

Dead Kennedys, Band Punk Penyerang Agama yang Melegenda

KONTERKULTUR–Membincangkan band ini mengingatkan kami akan band Plan B to Shoot Kennedy. Hmm… pada ke mana, ya? O itu udah mencleng dari topik. Sori wahai almarhum Kapten Muslihat!

Oke, Dead Kennedy adalah band legenda yang menjadi salah satu ‘holy saint’ dalam dunia HC/Punk. Lahir di kota San Francisco pada tahun 1978 dengan pentolannya bernama Jello Biafra dan sang gitaris East Bay Ray.

Band ini barang tentu sudah bubar sejak lama, tapi epitaph alias rekam jejaknya masih nendang hingga saat ini. Jello Biafra selaku think tank dan vokalis band ekspermental yang lirik-liriknya penuh humor sekaligus satir ini, dengan nakal menyelipkan keyakinan atheis-nya sekaligus menyerang agama dalam lagu-lagunya. Ya, kenakalan menyerupai nakalnya  penonton mesum waktu menyelipkan duit ke dalam kutang penyanyi dangdut koplo.

“All religions make me wanna throw up. All religions make me sick. All religions make me wanna throw up. All religions suck. They all claim that they have the truth. That’ll set you free. Just give ’em all your money and they’ll set you free. Free for a fee.” (Religious Vomit/Dead Kennedys)

“Semua agama membuat gue mau muntah. Semua agama membuat gue sakit. Semua agama membuat gue mau muntah. Semua agama sampah. Mereka (agama) mengklaim bahwa mereka memiliki kebenaran. Mereka—katanya—mau membuat kamu bebas. (yeah) bebas untuk sebuah bayaran atawa duit.” (Religious Vomit/Dead Kennedys)

Melalui mulut Jello Biafrayang beberapa waktu lalu pernah diancam oleh aktivis Punk maupun fansnya karena akan melakukan konser di Tel Aviv, di jantung negara penindas, kita dapat mendengar khutbahnya melalui lirik yang lainnya:     

“You call yourself the Moral Majority/ We call ourselves the people in the real world/ Trying to rub us out, but we’re going to survive/God must be dead if you’re alive.” (Moral Majority/Dead Kennedys)

“Kamu menyebut dirimu sebagai bagian dari mayoritas moral yang berlaku/ Kami menyebut diri kami sebagai manusia yang hidup di dunia nyata/ Kamu coba menggosok, menindas kami, tapi kami akan selamat/Tuhan pasti mati kalau kamu hidup (ini lirik menyindir).” (Moral Majority/Dead Kennedys)

Lagu ini mengutip juga peristiwa pasca-revolusi Iran, ketika Ayatullah Khomaini membakar buku-buku komunis dan memprovokasi agama Kristen dengan lirik masturbasi Bible, serta menghantam moralitas, etika agama-agama yang ada.*[]

Oleh: Divan Semesta (Ex-Anti-Mammon).

(Tulisan ini diambil dari manifesto band punk Anti-Mammon yang diterbitkan tahun 2012 dalam bentuk zine dengan nama yang sama).

One comment

  1. plan b to shoot kennedy – walking straight
    http://m.youtube.com/watch?v=Q3titjlPQn4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.