Home / News / Sound News / EFEK RUMAH KACA Tidak Menyesal Telah Mendukung Jokowi, Tapi…
Efek RUmah Kaca (foto: http://www.greeners.co)

EFEK RUMAH KACA Tidak Menyesal Telah Mendukung Jokowi, Tapi…

BAND indie Efek Rumah Kaca (ERK) merupakan salah satu band utama yang mendukung Jokowi saat kampanye Pilpres 2014 lalu. Band yang terkenal lewat album ‘Efek Rumah Kaca’ ini mengungkapkan rasa pesimisnya saat interview dengan Wendi Putranto dari Rolling Stone Indonesia.

Hadir lengkap tiga orang, meskipun minus Adrian, sang pembetot bas yang selama absen karena sakit digantikan posisinya oleh Popi, ERK secara jujur merasa kecewa dengan kondisi pemerintahan Jokowi yang telah berjalan setahun ini. Meskipun begitu, Cholil, Sang Frontman ERK, mengaku sama sekali tidak menyesal dengan pilihannya telah mendukung Jokowi tahun lalu.

“Kalau mendukung Jokowi, kita sama sekali tidak menyesal. Tapi sekarang setelah melihat kinerjanya, cukup mengecewakan,” ungkapnya dengan nada pesimis.

Wajar kalau ERK kecewa. Karena ERK, lewat Cholil, cukup terang membela Jokowi mati-matian saat kampanye beberapa waktu lalu. Seperti yang diketahui, bukanlah hal yang remeh ketika sebuah band nyebur ke politik praktis. Hal itu mengindikasikan bahwa band tersebut siap dengan segala konsekuensi pilihan politiknya.

“(Pencapaian) itu di luar harapan kita. Kita udah ngasih power sebanyak itu ke dia dan menurut kita, dia harus bisa memanfaatkan itu jauh daripada yang terjadi sekarang,” lanjut Cholil.

Cholil pun kecewa terhadap beberapa kebijakan Jokowi. “Manuver dia (Jokowi) untuk pemberantasan korupsi agak (kurang)”. Bahkan Cholil pun bilang kalau pemerintahan Jokowi itu ‘cemen’ terhadap pemberantasan korupsi. “Dia (Jokowi) malah milih orang-orang yang bertolak belakang dengan pemberantasan korupsi” tutupnya.

Sama pesimisnya dengan Cholil, Akbar, Sang Drummer juga mengaku kecewa terhadap janji-janji Jokowi yang tidak sesuai dengan realita. “Pesen gue sih, dia (Jokowi) harus berani nunjukin semua yang telah dia omongin (janji-janjinya)” ungkap Akbar yang juga Kakak dari presenter kondang Indra Bekti.

Yang menarik ketika Popi, basis additional ERK, dapat giliran pertanyaan dari Wendi,”Setelah setahun (pemerintahan Jokowi) akan bergerak menuju arah yang benar nggak sih?”. Popi tiba-tiba berhenti, berpikir keras. Kemudian dari mulut Popi meluncur kata-kata,”Kadang-kadang jadi ngerasa pesimis juga sih,”.

Wendi pun terperanjat. “Wah menarik nih!” sahut Wendi. “Kenapa??” Wendi melanjutkan pertanyaan. “Ya seharusnya nggak gini…” kata Popi menanggapi singkat.

Di tengah menurunnya kondisi ekonomi Indonesia, Jokowi memang dituntut untuk memenuhi janji-janjinya selama kampanye. Itu pun kalau Pak Presiden masih ingat. Kalau ndak, yowis…*[KK]

Rep: Jamilah

Red: Markonah

One comment

  1. mending fokus bermusik aja lah gausah so’so’an berpolitik :p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*