Home / Artikel / Opini Hatkor! / Gerakan Radikal Melawan Kultur Hedonisme Barat itu Bernama STRAIGHT EDGE!

Gerakan Radikal Melawan Kultur Hedonisme Barat itu Bernama STRAIGHT EDGE!

KONTERKULTUR–Banyak yang hardcore kids didunia ini yang mengenal dan menganut straight edge hanya sebatas gaya hidup positif yang dilakukan oleh kalangan musisi hardcore/punk, yang dimotori oleh Ian McKaye melalui lagu ciptaannya dengan judul yang sama. Cuma sebatas itu. Padahal, jika kita renungkan lagi, apa yang dilakukan Ian McKaye itu sebenarnya merupakan bentuk perlawanan terhadap tradisi hedonisme yang umumnya dianut oleh masyarakat di Barat ketika itu.

Tahu sendiri, bahwa di Amerika, mabuk-mabukan adalah hal yang biasa dilakukan. Disana, orang menolak minum alkohol itu pasti dianggap aneh. Karena mabuk adalah tradisi yang mengakar dikalangan orang-orang Barat. Begitu pula dengan rokok, dan seks bebas. Rokok misalnya, sudah ditemukan pertama kali oleh nenek-moyang bangsa Amerika sendiri, yaitu para suku Indian. Mereka menemukan itu sejak sebelum abad 16, dan sejak itu rokok dianggap sesuatu yang sangat khas dengan kultur Amerika. Jelas sangat aneh ketika dikemudian hari muncul suatu faham yang sangat radikal menolak rokok, yang justru berasal dari bangsa Amerika sendiri. Jika kita jeli, sebenarnya apa yang dilakukan oleh Ian McKaye adalah tindakan revolusioner yang sangat melawan arus terhadap tradisi nenek moyang bangsa Amerika sendiri.

Belum lagi kita membahas soal anti free-sex yang melekat dalam ideologi straight edge. Jika kita bahas tentang free-sex, siapa yang nggak tahu kalau free-sex itu budaya hedonisme yang melekat di masyarakat liberal di Barat. Orang-orang Barat sudah turun-temurun terbiasa dengan hubungan intim diluar status sah pernikahan. Baru kenal pun bisa dengan mudah melakukan hubungan seksual asal suka sama suka. Maka kalau kita perhatikan gaya hidup straight edge lagi, kita akan merasakan nuansa perlawanan yang kental kepada budaya mainstream di Barat itu sendiri.

Perlawanan para penganut straight edge di Barat, merupakan perlawanan yang sifatnya kultural. Mereka melawan hedonisme yang disebarkan melalui musik, dengan menggunakan media yang sama, yaitu musik. Bukan hanya itu, mereka mampu membalik semangat dan kebiasaan para pecinta punk dan hardcore yang sebelumnya bergelimang kemaksiatan dengan mabuk-mabukan, rokok, narkoba, dan seks bebas, kemudian menjadi semangat bergaya hidup bersih secara militan adalah tindakan yang sangat revolusioner. Maka sama sekali tidak salah bagi para penganut straight edge untuk berbangga dengan apa yang mereka lakukan karena mereka harus membuat satu arus pemikiran yang ‘menghegemoni’ para punk dan hardcore kids untuk merubah persepsi “keren” bagi mereka yang sebelumnya harus dekat dengan rokok, narkoba, alkohol dan free sex, untuk menjadi kebalikannya.

Hebatnya, sampai hari ini, Ian McKaye tidak pernah dituduh dan dihujat karena sudah melakukan perlawanan terhadap budaya buruk ala bangsanya sendiri, yaitu Barat. Sampai detik ini, Ian McKaye masih dianggap oleh pahlawan bagi penganut punk dan hardcore yang mencintai gaya hidup positif, terlebih mereka-mereka yang masih suka mabok dan hedon sekalipun.

Benar-benar ini rumusan perlawanan yang ‘sempurna’ dan terselubung. Meskipun tidak pernah ada statement dari Ian McKaye sendiri tentang ini. Karena menurut saya jika seandainya Ian McKaye mengaku, justru segala motiv perlawanannya akan terungkap dan bisa jadi dampaknya straight edge tidak akan besar sampai saat ini. Jadi lebih baik diam. So, salut buat Ian.*[]

Oleh: xKristompelx

 

2 comments

  1. djokoxsoebianto

    pripun kabare si Ian sakniki min?

  2. I think so bahwa sxe adl salh satu bntuk prlawanan thdap tradisi hedon
    Top buat writer…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.