Home / Artikel / Kamu Harus Tahu! / Guantanamo, Penjara Milik Amerika yang Paling Sadis Didunia

Guantanamo, Penjara Milik Amerika yang Paling Sadis Didunia

KONTERKULTUR–Pernah dengar istilah “Guantanamo”? Iya, itu istilah yang dipakai oleh band punk yang dimotori oleh mantan vokalis Dead Kennedys, Jello Biafra, yaitu Jello Biafra and the Guantanamo School of Medicine”. Tapi tulisan ini bukan bermaksud membahas profil band tersebut, melainkan menjelaskan tentang apa sebenarnya Guantanamo itu.

Guantanamo sebenarnya adalah nama salah satu provinsi yang juga merupakan nama teluk dan kota di tenggara pulau Kuba. Untuk sampai ke kota atau teluk Guantanamo dari ibu kota Havana, harus melintasi daerah dan kota besar Santa Clara, Camagiie, Heguin, Bayamo, dan Santiego de Cuba.

Teluk Guantanamo dijadikan pangkalan Angkatan Laut AS, dan di situ ditempatkan sekitar 9.500 orang marinir. AS resminya menyewa Pangkalan AL Guantanamo ini dari pemerintah Kuba sebelum Castro. Castro tidak mengakui perjanjian itu, namun dia tidak berdaya mengusir para serdadu AS tersebut karena AS berdalih bahwa perjanjian sewa-menyewa itu resmi dan dilindungi hukum internasional.

Lalu, sejak awal tahun 2002, Guantanamo dijadikan penjara hidup paling kejam di dunia. Di tempat tersebut disembunyikan sekitar 500 tahanan yang dituduh AS sebagai teroris atau pengikut Al-Qaeda dan disiksa secara sadis meskipun tidak terbukti bersalah.

Para pejabat tinggi Gedung Putih menyatakan bahwa mereka tidak tahu-menahu tentang penyiksaan tersebut. Namun dari pengakuan para oknumnya, terungkap pula bahwa aksi tersebut diketahui bahkan sesuai dengan instruksi pejabat Gedung Putih.

Berikut ini adalah teknik-teknik interogasi tentara AS di Penjara Guantanamo:

  1. Isolation. Tahanan ditinggalkan atau diisolasi di sebuah ruangan khusus isolasi, sampai ia mengalami kegelisahan dan timbul keinginan yang sangat besar untuk berinteraksi.
  2. Sleep Deprivation. Tahanan disiksa dengan cara dilarang tidur selama beberapa hari. Jika sudah sampai di hari tertentu, tahanan akhirnya dibolehkan tidur, tetapi waktunya sangat sebentar dan langsung dibangunkan lagi. Hal tersebut bisa membuat tahanan sangat pusing dan membuat pandangannya kabur. Apalagi selama menjalani masa pemaksaan tidak tidur, porsi makanan tahanan sangat dibatasi.
  3. Sensory Deprivation. Tempat semacam tabung yang dibuat khusus untuk tahanan dalam menjalani siksaan agar mau berbicara. Tabung tersebut hanya diberi lubang untuk bernafas. Selama didalam tabung, tahanan akan mengalami depresi yang sangat berat dan akan dikeluarkan jika ia mau berbicara.
  4. Stress Position. Tahanan dipaksa untuk berdiri selama berjam-jam. Selain itu, banyak metode lain yang menjadi tambahan untuk penyiksaan jenis ini. Salah satunya adalah berdiri tanpa pegangan dan kedua lengan harus diangkat.
  5. Sensory Bombardment. Tahanan ditaruh dalam suatu ruangan lalu diberi cahaya yang amat silau dan suara-suara yang keras, membuat tahanan mengalami gangguan pada berbagai inderanya dan bisa kehilangan konsenterasi.
  6. Forced Nudity. Para tahananan dikumpulkan lalu dipanggil salah satu dari mereka dan ditelanjangi. Tahanan yang telanjang diinterogasi dan akan diperbolehkan berpakaian lagi jika interogasi berjalan lancar. Namun jika tidak, tahanan akan diancam dengan siksaan-siksaan lainnya.
  7. Sexual Humiliation. Para tahanan dipaksa berhubungan seks sesama jenis, menaristriptis dan penyiksaan-penyiksaan seksual lainnya yang dilakukan tentara Amerika agar para tahanan mau menjawab segala pertanyaan yang mereka tanyakan.
  8. Cultural Humiliation. Penghinaan verbal, pemaksaan makan babi atau makan makanan haram lainnya bagi tahanan Muslim.
  9. Extreme Coldatau Hot BoxExtreme Cold adalah jenis penyiksaan yang menggunakan bantuan alam atau alat yang bisa membuat tahanan merasa sangat kedinginan. Sedangkan Hot Box adalah jenis penyiksaan yang akan membuat tahanan merasa sangat kepanasan.
  10. Phobias. Dikurung bersama sesuatu yang tahanan takuti, seperti laba-laba, kalajengking, bahkan ular dan beberapa hewan atau benda lainnya, agar tahanan mengalami rasa panik dan takut yang luar biasa.
  11. Waterboarding. Metode ini belakangan dilarang digunakan dalam kemiliteran AS.Waterboarding dilakukan dengan mengikat tubuh tahanan pada sebuah papan atau meja dengan posisi kaki lebih tinggi daripada kepala, lalu matanya ditutup. Kemudian wajah tahanan disiram dengan air berulang kali dengan teknik tertentu. Secara psikolog tahanan akan merasa dirinya tenggelam dan timbul reaksi tersedak karena air yang diguyurkan ke wajahnya itu. Metode ini sangat efektif karena dalam percobaan yang dilakukan terhadap anggota CIA sendiri, ternyata rata-rata mereka hanya bertahan selama 14 detik.

Jika tulisan ini masih belum membuat kalian percaya bahwa Amerika Serikat adalah negara paling kejam dalam penyiksaan di penjara ini, silakan lihat sendiri foto-foto dan video berikut ini:

suasana guantanamo suasana guantanamo (smh.com.au) suasana guantanamo2 suasana guantanamo (dailymail.co.uk) suasana guantanamo (alarabiya.net)

Red: Marko

Dari berbagai sumber

2 comments

  1. amerikkka musuh bersama!

    eerrgghh cuiihh…

  2. Ngajak perang &*#(~€¤×]÷[¡

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*