Home / Artikel / Opini Hatkor! / Jadi Punk Jangan Manja!

Jadi Punk Jangan Manja!

KONTERKULTUR—Kegagalan TOTAL CHAOS manggung di beberapa tempat di Indonesia beberapa waktu yang lalu, jika dipikir-pikir menyisakan pelajaran yang luar biasa bagi kita para scenester punk lokal. Tulisan ini merupakan rangkuman dari hasil diskusi yang penulis lakukan dengan beberapa orang scenester sambil duduk santai dirumah salah seorang dari kami.

Dari info yang kami terima, TOTAL CHAOS sempat berencana manggung di beberapa kota di Indonesia, namun gagal. Yang berhasil hanya di Bali (jika tidak salah informasi). Rencana manggung di Malang gagal. Sebabnya adalah band street punk asal Amrik itu tidak diijinkan oleh pihak berwajib karena visa-nya ke Indonesia sebagai wisatawan, bukan bekerja. Nah, masalahnya manggung di negeri ini dianggap sebagai pekerjaan. Kira-kira begitu informasi yang penulis dapat dari beberapa orang teman dari Malang.

Kemudian mereka juga gagal manggung di Jakarta, setelah mereka sebelumnya berhasil manggung di Malaysia lebih dulu. Menurut penjelasan mereka di akun facebook resmi mereka, Rob Chaos mengaku ditipu oleh promotor asal Malaysia dan uangnya dicuri sehingga mereka nggak bisa balik ke negaranya.

Kemudian keadaan itu yang membuat mereka memohon-mohon bantuan kepada scenester punk di Indonesia untuk menyumbang dana agar mereka bisa pulang ke negaranya. Ajakan itu disampaikan di media sosial, dan mengajurkan agar mentransfer uang melalui rekening Paypal milik Rob.

Menurut obrolan kami ketika membahas kasus ini, kami merasa ini kejadian yang menggelitik. Mohon jangan berpikir negatif dulu dengan menganggap kami nggak peduli dengan nasib mereka. Tapi ada beberapa hal yang mesti penulis ceritakan. Yang mungkin bisa jadi dugaan-dugaan ini benar, tapi mungkin juga salah. Jika memang salah, nggak bener, silakan isi kolom komentar agar melakukan koreksi.

Pertama, TOTAL CHAOS itu band besar. Dan siapapun tahu akan hal itu. Saya rasa ini hal yang lucu ketika mereka kemudian mengaku nggak punya uang.

Kedua, kalau mereka benar-benar nggak punya uang, apakah layak mereka meminta bantuan dana ke scenester punk di Indonesia? Ingatlah teman-teman, mayoritas penduduk indonesia ini berasal dari kelas menengah dan kelas menengah kebawah. Pendapatan perkapita orang di Indonesia tuh Cuma 4 juta perbulan! Coba cek pendapatan perkapita orang Amerika di tahun 2015 lalu. Anda akan menemukan angka sekitar 62 juta perbulan! Artinya, kalau uang cash yang mereka bawa benar-benar dicuri, maka masih ada kemungkinan mereka memiliki aset yang nilainya luar biasa besar dibandingkan dengan aset yang dimiliki scenester punk di Indonesia!

Kalau uang yang dicuri itu sebesar 50 jutaan untuk beli tiket pesawat pulang, maka perlu lebih dari 1 tahun orang indonesia kelas menengah untuk bekerja dan mengumpulkan uang sebanyak itu. Sedangkan bagi mereka, cukup bekerja sebulan atau 2 bulan saja cukup buat dapatkan uang sebanyak itu. Sekali lagi pantaskah mereka meminta sumbangan ke kita??

Ketiga, seandainya memang benar mereka tidak punya uang sama sekali, maka apa susahnya mereka mengirim email atau telpon atau lainnya kepada teman-teman mereka di Amerika untuk meminjamkan uangnya beberapa hari saja untuk beli tiket pesawat, kemudian sesampainya disana uang itu bisa dikembalikan lagi. Apa susahnya? Beneran ini aneh dan lucu menurut kami.

Waktu kami diskusi, kami jauh lebih geleng-geleng lagi ketika beberapa teman kami yang lain menanggapi apa yang dialami TOTAL CHAOS ini dengan perasaan sedih dan penuh empati. Padahal mereka seharusnya berpikir bahwa ternyata TOTAL CHAOS itu band street punk paling manja didunia! Nggak punya mental working class sama sekali! Baru dapat masalah gitu aja udah cengeng. Buktikan dong dengan usaha yang maksimal. Jangan langsung minta sumbangan gitu. Ke kita pula sasarannya. Bukan nggak mau ngasih, tapi kami mikir, kalaupun dikasih, seberapa besar nilainya?? Nggak akan berarti apa-apa bagi mereka. Gaji sebulan kita di Indonesia, UMR sekalipun (sekarang sekitar 3 jutaan), nggak berarti apa-apa buat orang Amerika! Disana cukup cuci piring di restoran beberapa hari saja sudah dapetin uang segitu! Sedangkan kita?? Harus banting tulang sebulan belum tentu dapet uang sebanyak itu.

Semoga ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua. Terutama bagi band street punk paling garang se-California, TOTAL CHAOS. Semoga kelak mereka nggak manja lagi.*[]

Oleh: Robert Siregar

One comment

  1. Kemarin chit chat sama temenku jyga bahas gini, lucu memang. Mana pake paypal lagi…
    Kenapa gak bikin gigs” kecil kalo emang butuh uang
    Inget NOFX waktu di bali, itu baru jempol 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*