Home / Artikel / Celoteh Agen KK / Lirik Band Punk Emang Harus Garang!
(foto: ilustrasi)

Lirik Band Punk Emang Harus Garang!

KONTERKULTUR–Maikel emang dikenal sebagai vokalis band streetpunk ternama dari Desa Sukamiskin, GEDUBRAKANS. Sebenernya, seluruh personelnya nggak ada yang ahli mainin alat musik, makanya kunci nada lagu-lagunya cuma seputar D – A – G ajah. Gimana lagi, bisanya cuma 3 itu. “Lagi pula buat apa punya skill musik bagus-bagus, kan ini band punk?”, gitu kata Maikel pas pertama kali maksa-maksa personel lainnya bikin band punk.

Alhasil, cuma setaun aja ndirikan band streetpunk, GEDUBRAKANS langsung namanya melejit. Dulu cuma bisa manggung ditingkat RT atau RW aja, kini GEDUBRAKANS bisa manggung di event besar sekelas HAMMERSONIC di kota besar.

Salah satu kunci kesuksesan mereka adalah keberanian Maikel menulis lirik. Wudih, kalau dengerin lirik lagunya Maikel nih kedengeran “keren abis!!!”, gitu kata fans-fans GEDUBRAKANS.

Gimana nggak dianggap keren, isi lirik lagu band ini isinya full cacian dan makian buat pemerintah yang mereka anggap nggak adil.

“Fakkk pemerintah!!

Pemerintah anjeeenkk!!

Goblok gitu mo ngatur rakyat!!!

Mending lu musnah aja!!

Reff: Pemerintah keparat!! Guwa nggak butuh elu!!! 3x”

Itu cuplikan lirik lagunya yang berjudul “Fakkk Pemerintah” yang udah mp3-nya udah banyak tersebar di internet, bahkan sudah didownload lebih dari 25.000 kali.

Udah lirik lagunya “punk” banget kayak gitu, seluruh personel GEDUBRAKANS juga selalu menjaga citra ke-punk-annya dengan konsisten manggung pakai dandanan streetpunk secara totalitas. Jaket kulit penuh spike dan emblem, rambut mohawk warna-warni, celana sobek-sobek, kaos punk lusuh dan sepatu boots udah jadi pakaian wajib kalau manggung. Mereka harus jadi sorotan publik bahwa memang band punk paling keren di Indonesia tuh ya mereka.

Belum lagi kalau manggung pakai orasi segala. Istilah-istilah makian semua muncul pas kalau manggung. Mulai “jancok”, “taek”, “anjing”, “asu”, bahkan nama hewan-hewan sekebun binatang mereka sebut satu-satu buat maki-maki pemerintah-lah, sistem-lah, kapitalis-lah, semua yang wajib dimaki kalau kita emang ngaku sebagai punk.

Tapi ya gitulah band punk kalau kita lihat dari kacamata yang bagaimana mereka diatas panggung. Jarang kita liat kehidupan mereka sebenernya sehari-hari.

Sebenernya dibalik panggung, Maikel ama personel GEDUBRAKANS lainnya nggak garang-garang amat. Dirumah, Maikel masih suka nyusahin emaknya. Pulangnya malem-malem. Kadang sampe pagi baru pulang. Kalau pas pulang jam 2 pagi, emaknya yang udah 60-an itu dibentak-bentak suruh bukain pager.

Kalo pagi, Maikel suka molor tidurnya sampe siang. Jangankan bantuin emaknya menyapu teras didepan rumah, kamarnya sendiri aja kagak pernah disapu. Kalau emaknya nyuruh, “Kel, mbok yo sekali-sekali kamarmu disapu, diresik’i!” (Kel, coba sekali-kali kamarmu disapu, dibersihin).

Maikel malah bilang, “Halah mak, kamare punk iku yo ngene iki..!!” (Kamarnya punk itu yang begini ini…!!).

Maikel juga pernah beberapa kali kena tilang Polisi pas razia lalu lintas. Gimana nggak kena tilang, Maikel kalo naik motor selalu nggak bawa SIM. Setelah beberapa kali kena tilang, akhirnya Maikel terpaksa harus nurut nasehat emaknya untuk ngurus KTP dari RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan, agar bisa ngurus SIM di kantor kepolisian setempat. Abis mesti gimana lagi. Daripada ngasih ‘sumbangan’ mulu ke polisi pas kena razia. Yang paling kasian kan emaknya yang suka di-palakin Maikel minta uang saku. Padahal emaknya udah single parent, penghasilannya juga cuma ngandelin jualan jajanan anak-anak.

Tapi cerita ini off the records. Jangan dibilangin siapa-siapa. Ntar kalau sampai publik tahu gimana kehidupan Maikel yang sebenarnya dibelakang panggung, bisa tamat riwayat pencitraan dirinya sebagai personel band streetpunk paling sangar se-Indonesia. Biarlah Maikel tetap kelihatan keren diatas panggung dengan lagu-lagunya yang liriknya ‘brutal abis’ itu. Biarlah para penggemarnya tetap terkagum-kagum pas ngelihat Maikel diatas panggung. Karena memang biasanya seperti itulah realitasnya. TAMAT*[]

Oleh: Jock Cow (Wee?)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.