Home / Artikel / Opini Hatkor! / NOFX, Band Punk yang Suka Mengejek Orang Beragama

NOFX, Band Punk yang Suka Mengejek Orang Beragama

KONTERKULTUR–Band ini terbentuk ketika kamu mungkin masih janin, atau tengah dilahirkan Ma’ beurang atau dukun beranak di Cicurug atau saat kamu tengah oe oe oe, keluar dari perut ibu kamu yang disilet, disesar di rumah bersalin Melania.

Band ini kami anggap band lucu-lucuan atau Srimulat, karena liriknya emang lucu sekaligus nyinyir menyindir. Coba perhatikan lagu Don’t Call Me White, padahal Fat Mike dan personil lainnya jelas orang kulit putih—meskipun ada yang bilang lagu itu meledek para rasis. Ada lagu No Thanks for MTV dan lain sebagainya. Tapi, seseru-seluculucunya band yang pernah manggung nggak dibayar (promotor di Jakartanya kabur), tak lupa pula untuk menyatakan khutbahnya:

“I wanna be an alcoholic. I wanna be co-drug dependent. I wanna be sedated most of the time. I wanna sing, I wanna dance (I Wanna Be An Alcoholic) There’s no fun fun fun. There’s no fun in Bible study class. There’s no fun getting fucked in the ass by a priest. Unless your old and into that, It’s no Fun for a kid who is scared as shit.” (There’s no fun for fundamentalist/NOFX)     

“Gue mau jadi pemabok. Gue mau ketergantungan obat. Gue mau kalem, slow, nyantai di setiap waktu. Gue mau nyanyi, mau dansa ajojing (Gue mau jadi alkoholik. Mau minum topi miring, ao, miras di baskom). Nggak ada asiknya mempelajari bible. Nggak asik deh di boolin sama pendeta. Nggak asik (belajar agama) kecuali kamu udah tua, atau kalau kaya anak kecil yang tai banget ditakut-takutin (neraka).” (There’s No Fun for Fundamentalist/NOFX)   

Atau.

“Jesus Christ will resurrect/He’s got his BMI royalty to collect/He’s not the white fragile hippie/… Jesus Christ is coming back/He wants to kick Mel Gibson’s ass/Superstar, The Passion of/ He’s been kickin’ 2000 years/He’s fixed a lot of sports/ and drank a million beers/Some ecstasy, a thin white line/He says designer drugs beat the hell out of wine/Jesus Christ on vacation.” (I am Going to Hell for This/NOFX)

“Yesus bakalan bangkit/Ia mendapat royalti untuk dikumpulkan/(Setelah bangkit) ia bukan cuma sekadar orang hippie yang lemah/Dia ingin menendang pantat Mel Gibson pemeran Passion/Dia, Yesus sudah ‘hidup’ selama 2000 tahun/Lantas (pasca kebangkitan) ia akan memperbaiki banyak olahraga, dan mabok dari botol bir yang banyak, mabok ektasi, (ngisep) bar kokain/Yesus bilang pembuat obat-obatan mukul telak—mabok—anggur (mabok obat-obatan lebih mantep dari mabok anggur)/…Yesus sedang liburan.” (I am Going to Hell for This/NOFX)

NOFX banyak sekali melecehkan Kristus, dan itu bukan berarti kita yang memiliki keyakinan yang berbeda harus bergembira, karena pada dasarnya NOFX menginspirasi banyak band underground di negeri ini. Di lagu lainnya seperti You Will Lose Faith, NOFX mempertanyakan atau lebih tepatnya menyindir orang yang percaya Tuhan dengan mengatakan: di mana Tuhan ketika sesuatu yang tidak enak/buruk menimpanya?

Lirik lagu terakhir itu—sekali lagi—menyinggung agama Kristen, tapi secara general sebenarnya menyindir kepercayaan seseorang terhadap Tuhan. Bagi muslim, lirik lagu You Will Lose Faith itu seperti keluhan anak manja dan keluhan yang salah mengenai kepercayaan terhadap Tuhan.

Dipikirnya orang yang percaya Tuhan itu pasti di tolong Tuhan? Apakah kalau nggak ditolong, disimpulkan Tuhan nggak ada? Toh kita sendiri kalau dijambret orang di tengah kerumunan, dan nggak ada satu pun yang nolong, kerumunan orang itu tetap ada. Jadi kalau jadi atheis karena hal itu doang, lucu jadinya. Dan buat kita sih terserah aja Tuhan mau nolong apa nggak? Urusan Dia.

Muslim nggak boleh manja. Karena kelebihan, keringanan, keberlimpahan hidup akan dia terima dengan rasa syukur, dan apabila keburukan hadir di depan mata maka ia akan berusaha mengubahnya. Maka, ia akan menghadapinya dengan kesabaran pula.*[]

Oleh: Divan Semesta (Ex-Anti-Mammon).

(Tulisan ini diambil dari manifesto band punk Anti-Mammon yang diterbitkan tahun 2012 dalam bentuk zine dengan nama yang sama).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.