Home / News / Sound News / PAPA ROACH Bikin Penggalangan Dana Gila-gilaan
(Sumber gambar: jbtvmusic.com)

PAPA ROACH Bikin Penggalangan Dana Gila-gilaan

KONTERKULTUR–Penggemar musik mainstream mungkin akan kenal dengan PAPA ROACH. Baru-baru ini, tersebar berita di situs-situs asing bahwa PAPA ROACH mengadakan penggalangan dana (crowdfunding-red)untuk penggarapan album terbaru mereka. Namun perlu diketahui bahwa penggalangan dana yang mereka lakukan benar-benar gila. Mereka menyediakan opsi yang nggak main-main.

Berikut ini adalah list pilihan dari sumbangan dana dari mereka:

  • Bayar $600,000 (sekitar Rp.8,1 M), maka kamu akan mendapat studio dari band ini dan seluruh apa yang ada didalamnya. Letak studionya ada di Sacramento, AS. Kalau kamu punya duit sebanyak itu, silakan dapetin tuh studio.
  • Kalau kamu bayar $500 (Rp.6,8 juta), kamu bisa dapatkan kulkas yang ada dalam studio mereka, yang disitu terdapat tanda-tangan para personel PAPA ROACH. Beneran yang ini lebih konyol lagi.
  • Jika kamu inget album mereka pada tahun 2002 lalu yang berjudul Love hate tragedy, kamu bisa beli boneka bayi yang ada dalam kover album tersebut dengan $2,500 (sekitar Rp. 34 juta). Lucu nggak?
  • Kalau kamu bayar $500 (Rp.6,8 juta), kamu bisa dapatin les gratis cara menulis lagu melalui Skype atau les nge-bass oleh Tobin Esperance, atau les gitar oleh Jerry Horton.
  • Kalau kamu bayar $2,000 (Rp. 27 jt), kamu bisa menghabiskan waktumu didalam studio bersama para personel band ini.
  • Kalau kamu bayar $250 (Rp.3,4 Juta), PAPA ROACH akan ngasih kamu tandatangan bertuliskan “Happy Birthday” dan akan memberimu mp3 lagu-lagu mereka.

Seluruh informasi tentang penggalangan dana tersebut bisa dilihat di website ini http://www.pledgemusic.com/projects/paparoach. Silakan saja kamu pilih-pilih mana yang kira-kira bisa menambah kekonyolanmu menghabiskan uang orang-tua. Hahaha.*[KK]

Rep: Markonah

Red: Jamilah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.