Home / News / Sound News / Pemerintah Impor 1,5 Juta Ton Beras, Man ‘JASAD’ Serukan #SaveSawah
Man Jasad (foto: FLickr/lukman anugerah)

Pemerintah Impor 1,5 Juta Ton Beras, Man ‘JASAD’ Serukan #SaveSawah

KONTERKULTUR–Ketika publik mengapresiasi janji Presiden Jokowi untuk membebaskan Indonesia dari segala impor, terutama bahan pokok, namun di sisi lain Wapres Jusuf Kalla mengkonfirmasi rencana Impor beras dari Thailand dalam waktu dekat ini. “Jadi, memang harus impor lebih besar lagi,” kata JK sebagaimana yang dikutip portal Kompas.com. Ironisnya, statement itu terlontar saat negara sedang memperingati Hari Tani Nasional, 24 September 2015 lalu.

Impor beras ini dimaksudkan untuk merespon kenaikan harga beras yang mencapai 20%. Selain itu, Indonesia memang sedang menghadapi krisis pangan karena kemarau berkepanjangan. Sehingga pemerintah menganggap usulan impor adalah masuk akal untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia yang perbulannya mengonsumsi 2 juta ton beras.

Agak mengherankan sebenarnya, karena Thailand punya luas daratan jauh lebih kecil daripada Indonesia. Pun kalau dibilang kesuburan, Indonesia juga bukan negara yang gersang, malah hutan dunia tumbuh di negeri ini. Seharusnya memang Indonesia mampu berswasembada pangan. Apa mungkin karena sawah sekarang sudah tidak cocok ditanami padi tapi malah subur kalau ditanami beton?

Kondisi itu memancing Man, vokalis band brutal death metal legendaris ‘JASAD’, mencuit isi hatinya. Melalui akun twitternya @manjasad, dia mempertanyakan, “Katanya Indonesia luas, banyak sawahnya, tapi kenapa masih impor??”. Tak lupa, Man juga mengampanyekan tagar #SaveSawah kepada para follower-nya. Tak lama kemudian, follower-nya pun menyambut dengan beragam komentar. Salah satu yang menarik berasal dari akun aqil_ishmat, “Sawahnya ditimbun terus nanti kita makan beton”. Seperti menyindir orang-orang yang hobi menimbun tanah/sawah untuk investasi.*[KK]

Rep: Maman Manteman

Red: Jamilah

One comment

  1. hanya ada lima huruf tambah satu tanda seru yaitu LAWAN! 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.