Home / News / Sound News / Pernah Diisukan Lesbi, Personil t.A.T.u Mengaku Tak Sudi Anaknya Gay

Pernah Diisukan Lesbi, Personil t.A.T.u Mengaku Tak Sudi Anaknya Gay

KONTERKULTUR–Entertainmen memang dunia yang penuh gelimpangan harta. Tapi tidak mudah juga mendapatkannya. Sebab dimana ada gula, di situ ada semut yang selalu mengerubungi. Mereka harus saling bersaing. Demi mempertahankan ketenaran, seseorang perlu menciptakan kesan. Paling absurd kesan itu, paling gampang orang mengenal. Salah satu cara yang paling mudah adalah menerabas rambu-rambu norma. Dalam hal ini homoseksualitas yang masih dianggap tabu di negeri ini.

Di Indonesia kita punya Ratu. Duo wanita yang sempat terkenal di awal 2000-an. Konsep musik dan penyajiannya mirip sekali dengan t.A.T.u. Boleh dibilang, Ratu menjiplak persis t.A.T.u. Akhir-akhir ini, jagad musik Indonesia punya The Virgin. Dengan eksplorasi yang sama, dua wanita yang selalu intim berpenampilan, ingin membuat kesan heboh, menabrak hal-hal yang tabu. Barangkali, si promotor masih berpikir, Lesbian itu barang yang masih laku dijual.

Awal 2002 lalu, duo asal Rusia, t.A.T.u, membuat heboh jagad musik dunia. Single-nya berjudul “All The Things She Said” jadi perbincangan banyak orang. Kontroversi muncul karena di video itu, Yulia Volkova mencium dengan mesra teman duetnya Lena Katina, sehingga banyak orang berkesimpulan mereka berdua lesbian.

Baru-baru ini sebuah acara Talkshow terkenal di Ukraina, “Lie Detector”, yang menghadirkan Yulia Volkova, membuat geger para fans t.A.T.u. Saat pembawa acara menanyakan, apa yang ia lakukan kalau punya anak lelaki seorang gay?. Yulia menjawab secara sadar,”Saya tak sudi!”. Lalu dia melanjutkan,”Seorang pria harus benar-benar jantan,”.

Yulia menambahkan,”Tuhan tidak mungkin salah menciptakan. Semua sudah sesuai kodratnya,”. Tapi sebaliknya, dia malah mengizinkan anak perempuannya menjadi lesbian. “Kalau itu OK. Tidak apa-apa. Tapi, coba bayangkan, anda melihat dua pria bergandengan, bermesraan, berciuman, apakah itu tidak menjijikan?” ujarnya.

Setelah komentar ini, Yulia jadi bahan olok-olok para fansnya. “Saya senang karena pernah menjadikan kalian sebagai idola saya, meskipun sekarang berbalik arah jadi homophobia. Kalian telah mengkhianati harapan kaum LGBT,”. Seorang fans yang lain mengaku benar-benar kecewa atas ucapan Yulia yang membenci gay. “Saya harap, Yulia bisa konsisten,” tulisnya.*[KK]

Red: Bey Erest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.