Home / News / Sound News / Perusahaan Kopi Pro-Israel ‘Starbucks’ Berhenti Jualan CD

Perusahaan Kopi Pro-Israel ‘Starbucks’ Berhenti Jualan CD

KONTERKULTUR–Starbucks telah mengumumkan mereka akan menghentikan penjualan fisik cd di toko mereka secara global pada akhir maret tahun ini.Perusahaan kopi raksasa itu di seluruh dunia memiliki label mereka sendiri, Hear Music, dan telah mengedarkan rilisan dari musisi-musisi kelas dunia Joni Mitchell , Paul McCartney dan Alanis Morissette, serta menjual rilisan dari para seniman besar lainnya.

Namun kini mereka telah menyatakan mereka akan menghentikan penjualan fisik di bulan maret. Sedangkan musik digital masih akan tersedia di sebagian besar outlet.

Starbucks merupakan gerai kopi terkenal yang selama ini menjadikan musik sebagai daya tarik bagi para remaja yang ingin terlihat keren untuk mau nongkrong digerainya.

Situs musik Billboard melansir, perwakilan dari merek tersebut mengatakan: “kami akan menghentikan penjualan fisik cd di toko kita pada akhir Maret. Starbucks terus berusaha untuk mendefinisikan pengalaman kita di toko ritel untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dari pelanggan kami. Musik akan tetap menjadi komponen utama dari kedai kopi dan retail pengalaman kita, namun kami akan terus mengembangkan format musik kami, kami menawarkan untuk memastikan pilihan yang relevan bagi pelanggan kami.”

Ia menambahkan: “sebagai seorang pemimpin dalam musik curation , kami akan terus berusaha untuk memilih yang unik dan menarik yang luas dari berbagai artis dari genre kami pikir akan ngetrend ditelinga pelanggan kami.”

Dibalik keberhasilan Starbucks, perusahaan ini adalah pendukung penjajahan dan pembantaian oleh Israel kepada rakyat tidak bersalah di Gaza, Palestina. Hasil penjualan Starbucks yang mencapai US$14,9 miliar per tahun itu, disumbangkan ke Israel.

Bahkan dalam sebuah suratnya, Howard Schultz, Chairman & Chief Global Strategist Starbucks pernah menyebutkan, “Tanpa anda, para pelanggan tercinta, kami tidak akan mampu mengirim bantuan US$ 15 miliar per tahun membeli perlengkapan perang, buldoser dan pagar pengaman untuk melindungi warga Israel,” tulisnya.*[KK]

Rep: Markonah

Red: Juminten

One comment

  1. “Tanpa anda, para pelanggan tercinta, kami tidak akan mampu mengirim bantuan US$ 15 miliar per tahun membeli perlengkapan perang, buldoser dan pagar pengaman untuk melindungi warga Israel,” fuck

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.