Home / News / Sound News / Profesor Dari Kanada Meneliti Bahwa Musik Heavy Metal Bisa Membantu Mahasiswa Berpikir Ilmiah Saat Kuliah
Para pecinta musik metal (sumber: blabbermouth)

Profesor Dari Kanada Meneliti Bahwa Musik Heavy Metal Bisa Membantu Mahasiswa Berpikir Ilmiah Saat Kuliah

KONTERKULTUR–Sepertinya penelitian yang dilakukan para akademisi Barat tentang musik cadas nggak ada habisnya. Baru-baru ini, seorang Profesor asal Kanada mengeklaim bahwa musik heavy metal bisa membantu mahasiswa untuk berpikir secara ilmiah di ruang kelas mereka.

Didalam artikel yang baru saya dipublikasikan, Rodney Schmaltz, assisten profesor di Jurusan Psikologi di Universitas McMaster, Edmonton Alberta, berpendapat bahwa di beberapa kasus dimana musik heavy metal digunakan bisa mendorong perbuatan kriminal mendorong para mahasiswa untuk mencari bukti-buktinya. Namun dari beberapa kasus, menurut Schmaltz, tidak memberikan bukti bahwa kejahatan-kejahatan tersebut disebabkan oleh musik heavy metal.

Bahkan dalam sebuah kesimpulan, Schmaltz dengan nekat berpendapat bahwa orang-orang yang menjadi pecinta musik heavy metal di masa mudanya bisa lebih berprestasi dalam beberapa aspek saat mereka dewasa dibandingkan dengan mereka-mereka yang tidak suka musik tersebut.

Kalian bisa membaca sendiri artikel yang ditulis Rodney Schmaltz di website Frontiers In Psychology .

Padahal disisi lain, pernah ada dua pria muda yang bunuh diri pada tahun 1990-an, yang ditengarai diakibatkan oleh inspirasi dari lirik lagu JUDAS PRIEST. Begitu pula dengan kejadian tahun 1996, ada dua orang remaja yang membunuh bocah perempuan berusia 15 tahun yang kemudian mengaku terinspirasi dari lirik lagu SLAYER “Postmortem” dan “Dead Skin Mask”.

Faktanya jelas, tapi Schmaltz mengatakan, “Itu tidak cukup membuktikan.”*[KK]

Rep: Markonah

Red: Jamilah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.