Home / Artikel / Opini Hatkor! / Punk Sudah Mampus

Punk Sudah Mampus

KONTERKULTUR–Kalau ada yang bilang punk itu cuma anak-anak muda yang nggak punya masa depan, sampah, dan nggak punya pegangan hidup yang jelas mungkin ada benernya. Persepsi itu bagi sebagian orang memang nggak bisa disalahin. Apalagi kalau yang bilang gitu orang tua yang sejak kecil membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang, kemudian pas anaknya udah gede, malah nggak mau nurut nasehat-nasehatnya lagi. Anaknya malah suka membantah orang tuanya gara-gara keseringan nongkrong sama anak-anak punk trus diolok-olokin “anak mama” kalau sampai taat ama orang tua.

Punk sering kali mengklaim diri mereka adalah “pahlawan yang berwajah buruk”. Seolah kelihatan baiknya mulu. Belain ketidak adilan lah, belain hak-hak kaum tertindas lah, melawan penindasan lah, anti-rasis lah, anti-fasis lah, dan segudang sok idealis lainnya. Padahal berbakti sama orang tua aja belum tentu dilakukan. Padahal pas masih kecil sukanya malakin orang tua minta duit seenaknya. Kalau seperti itu lebih cocok jadi preman daripada punk. Malu-maluin.

Sebenernya masih mending kalau ada yang beneran idealis. Mengaku punk, sekaligus jadi anti dengan segala bentuk rasisme dan fasisme sebagaimana pemikiran punk seharusnya. Yang konyol itu, ketika nge-punk gara-gara gak tau apa-apa, ikut-ikutan, trus berawal dari suka musiknya doang. Giliran kalau udah cinta mati ama band-band luar yang begitu paham sama bahasanya, trus dikasih tau bahwa band-band punk itu nggak “real punk” karena ternyata mereka menganut fasisme terselubung, eh, anak-anak punk imitasi ini memilih mentolerir ke-fasis-an dari band-band itu.

Aneh, beneran aneh. Punk yang seharusnya anti-fasis, gara-gara ketahuan band favoritnya ternyata melakukan perbuatan fasis, eh idealismenya digadaikan. Dalihnya, “yang penting kita nggak nganut ideologi fasisnya”, “gimanapun juga mereka tetap keren”, “iya sih mereka salah, tapi dengerin musiknya aja kan nggak apa-apa” dan segudang alasan lain yang intinya: IDEALISME ITU NGGAK PENTING! GAK PEDULI PUNK APA NGGAK YANG PENTING GUA SUKA AMA MUSIKNYA!

Yeah, kalau gitu akui saja PUNK SUDAH MATI! Bereskan?? Nggak usah sok-sok marah kalau punk di kritik. Karena jelas-jelas kalian nggak konsekuen dengan label punk itu sendiri!*[]

Oleh: Roy Oi!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*