Home / Artikel / Celoteh Agen KK / Punk Tunduk Pada Pemberitaan Media Mainstream?
punk nunduk (http://8tracks.com/)
punk (http://8tracks.com/)

Punk Tunduk Pada Pemberitaan Media Mainstream?

KONTERKULTUR—Beberapa hari lalu saya membaca zine punk yang saya dapat dari seorang teman dari luar kota. Dalam beberapa kolomnya terdapat beberapa tulisan yang membahas tentang isu-isu seputar Islam. Sebelum membacanya, saya sudah bisa menebak bagaimana cara pandang para penulisnya terhadap isu-isu tersebut.

Misalnya, dalam salah satu kolom, seorang kontributor menuliskan tentang betapa bencinya perilaku ormas Islam seperti FPI yang sembarangan melakukan tindakan pengerusakan di tempat-tempat umum. Saya pikir kritik terhadap FPI seperti ini sudah cukup stereotip dilakukan oleh para punk ketika ditanya pendapat mereka tentang ormas yang satu itu. Isinya pasti tipikal, yaitu mereka pasti menentang, menyalahkan, dan mengutuki tindakan FPI yang demikian itu.

Padahal, benarkah demikian faktanya bahwa FPI adalah ormas yang hanya bisa pakai bahasa kekerasan?

Cobalah sekali-kali ngobrol dengan anggota FPI biar tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan. Tanyakan apakah benar mereka hanya bisa pakai bahasa kekerasan dan sama sekali tidak melakukan tahapan-tahapan yang prosedural? Apakah obyek/pihak yang ‘dirusak’ oleh FPI itu benar-benar dalam kondisi tidak bersalah? Coba tanyakan ke mereka, biar tidak asal bicara.

Banyak juga diantara mereka yang awam itu tidak melihat lebih dulu siapa objek yang sedang dilawan oleh FPI. Sejujurnya saya belum pernah melihat FPI menyerang orang baik-baik. Kalau sampai terjadi penggrebekan, itu sudah pasti seputar aktivitas yang amoral, dan meresahkan orang banyak. Misal saja tempat prostitusi. Jelas-jelas prostitusi adalah tempat yang bisa menjadi sumber kerusakan keharmonisan di masyarakat. Pria-pria hidung belang yang berlangganan disitu pasti rusak rumah tangganya. Belum lagi dia akan membawa penyakit-penyakit seksual ke istrinya dirumah yang tidak bersalah.

Contoh lain, tempat-tempat perjudian dan minuman keras. Kenapa kok mereka digrebek? Kenapa mereka kok diposisi yang salah? Jelas lah!! Mana ada pemabuk yang hidupnya harmonis? Mana ada pemabuk ulung yang terjaga dari melakukan kejahatan-kejahatan lainnya? Judi, bagaimana dengan judi? Plis, tolong jelaskan ke saya apa kebaikan yang dihasilkan dari berjudi! Saya pikir otak kita masih waras untuk memikirkan hal-hal semacam ini termasuk kategori kebaikan atau keburukan.

Jika ada yang mengatakan, “iya tapi jangan pakai kekerasan dong…”

Eh,.. Seharusnya kalian para punk jauh lebih paham bahasa kekerasan, deh. Berapa banyak revolusi-revolusi dalam sejarah perjuangan anarkisme yang kalian anut itu menggunakan kekerasan dalam implementasinya?? Bukankah diingatan kita belum hilang tentang bagaimana para punk dan para aktivis Black Bloc menghabisi (baca: menghancurkan) toko-toko korporasi multinasional kapitalis di Seattle beberapa tahun lalu??

Sudah banyak orang awam yang matanya dibutakan dalam melihat mana keburukan yang sebenarnya, yang lebih mengenaskan lagi, banyak punk yang menulis di zine-zine hanya mengambil informasi dari media-media massa mainstream saja. Padahal jelas-jelas media mainstream tidak pernah akur dengan penentang kemungkaran. Mereka (sering) sengaja melakukan pembunuhan karakter terhadap ormas-ormas Islam macam FPI. Terlepas dari pembahasan apa yang menjadi motif media massa melakukan itu, seharusnya para punk itu berpikir lebih cerdas lagi dalam mencari sumber rujukan dalam bersikap.

Seharusnya para penulis kolom dalam zine itu malu, kok bisa-bisanya mengaku punk tapi mentah-mentah tunduk patuh pada pemberitaan yang disebarkan oleh media massa mainstream yang notabene adalah institusi kapitalis yang besar yang seharusnya mereka lawan dan hancurkan. Bukan malah mempercayainya kemudian ikut dalam barisannya untuk menggempur saudara sendiri (jika memang ternyata seagama).

Saran saya untuk melakukan kroscek kepada pihak FPI itu jelas langkah yang paling tepat dan akurat untuk mereka lakukan, sebelum mereka berani menuliskan sesuatu tentang ormas Islam yang satu itu. Tanpa kroscek, kemudian nekad nulis opini, akan beresiko fitnah. Yang balasannya kelak lebih berat dari pembunuhan.

Saya menulis ini bukan berarti jadi pembela FPI sepenuhnya. FPI juga punya kekurangan dan khilaf. Tapi melalui tulisan ini saya hanya ingin menyampaikan pendapat agar kita bisa menyikapi isu-isu seputar keyakinan agama kita sendiri (dalam konteks ini, Islam) secara proporsional dan tidak terburu-buru.

Kalau dengan tulisan semacam ini ada orang yang tetap tidak mau berpikir terbuka, tetap dengan sikap memaki-maki, maka nggak ada bedanya mereka dengan orang idiot. Otaknya nggak bisa mencerna logika dan kebenaran.*[]

Oleh: Pejantan Tanggung

 

12 comments

  1. pokoknya FPI harus dimusnahkan dimuka bumi ini! gw kagak peduli

  2. joKOPLAK stress drunk punk (anarkocakanarkoplak)

    musnahkan FBI (FEDERAL BULLSHIT INVESTIGATION) 😀

  3. FPI (Fasis Pura-pura Islam)…segala bentuk ekstremisme baik kanan maupun kiri, agamais ataupun sekuler adalah jahiliyah ! Innallaaha laa yuhibbul mufsidiin..(sesungguhnya Allah tidak menyukai orang2 yang berbuat aniaya)..wa laa yatafakkaruun..walaa tatafakkaruun..(mengapa mereka tidak berfikir?) dan ingat yang berhak memberi label islam cuma Gusti Alloh..emang syahadat kita udah bener po? sholat kita udah bener po? kok merasa paling bener sendiri..

    • elu pasti nggak baca tulisan ini baik2. orang udah dijelasin kalau FPI nggak asal kekerasan. Kalau kekerasan dibilang fasis, kalau berani tuduh juga BLACK BLOC, Atari Teenage Riot, GG Allin sebagai fasis dan rasis. Keliatan elu nggak paham, makanya punya standar ganda!! bego!

    • Mas aprazolam, anda bersyahadat itu udah termasuk fasis hloh (saya bersaksi tidak ada tuhan selain allah) Menurut saya kata kata fasis hanya membuat lemah ideologi. Amar maaruf nahi munkar. NU, Muhammadiyah dan ormas islam yang lain sudah ber amar maaruf (menebarkan kebaikan) Namun FPI ada diposisi yang rawan yaitu ber nahi munkar (memerangi keburukan) Semua akan seimbang. Hanya resiko nya berbeda mas, untuk mendapatkan angka 10 pun tidak harus 5+5 kan.???? Jangan menutup mata dan hati mas (jika otakmu sudah tertutup aprazolam)

  4. saya baca berita dari temen2 seniman di bandung,mereka mengadakan pertunjukan monolog dari tan malaka,sang bapak pendiri bangsa.
    namun ternyata acara tsb di halang2i FPI yang menuduh bahwa tan malaka itu seorang komunis.yang kita ketahui komunis bukan semata mata atheis mereka adalah gerakan kiri pro rakyat. tapi FPI tetap melarang pertunjukan seni tersebut.
    dan itu bertentangan dengan asas demokrasi. sedangkan filosofi punk sendiri menganut kebebasan dari sikap maupun cara berfikir.
    dan apakah dari sini kalian masih memihak kepada FPI??
    kita bicara dalam perspektif punk loh ya.

  5. Walopun topiknya ckup berat. Tp setiap paragraf diartikel ini menggunakan bahasa yg mudah dicerna.
    Smart buat yg nulis artikel ini.

  6. ini webnya punker syariah ya.. ngelawan pola pikir punk yg sekarang..

  7. SAYA TETAP ANTI FPI 1000% !! … APAPUN ALASANNYA , MO BAIK MO BURUK .. BODO AMAT TETEP ANTI!!! .. SEKALI LAGI ANTI FPI!! BUKAN ANTI ISLAM! ..
    SINI NGOBROL LANGSUNG MA SAYA, PERCUMA JELASIN DISINI .. DIATAS EMAIL ASLI SAYA ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.