Home / News / Sound News / Ryan THE CRIBS: “Band-band working class akan semakin tersingkir didunia musik”

Ryan THE CRIBS: “Band-band working class akan semakin tersingkir didunia musik”

KONTERKULTUR–Kontroversi pasca malam penganugerahan musik Inggris British Phonographic Industry atau BRIT Awards terus bergulir. Setelah penyanyi rock Sergio Pizzorno mengungkapkan kekecewaannya pada media dengan mengatakan bahwa seperti ada “konspirasi” dari semua nominasi yang muncul di malam BRIT Awards, kini komentar pedas datang dari Ryan Jarman, salah satu personil The Cribs.

Dalam wawancaranya kepada portal berita Gigwise (17/02/2015), Ryan yang merupakan penyanyi sekaligus gitaris The Cribs ini mengatakan bahwa penghargaan BRIT Awards tak berarti baginya. Malah, Ryan menganggap bahwa telah terjadi kemunduran dalam dunia musik, para musisi sudah banyak didikte oleh dunia industri komersial.

“Yang kulihat saat ini, publik hanya melihat segala sesuatunya sebagai musik pop dan dance. Hal ini tampak seperti sebuah “konspirasi” dalam dunia musik, menjadikan musik pop menjadi sangat populer dan orang-orang pun menjadi latah”, papar Ryan yang juga berkarir bersama kembarannya Gary Jarman di The Cribs.

Senada dengan yang disampaikan oleh Serge Pizzorno, Ryan juga menganggap bahwa telah terjadi kemunduran dalam trend musik rock saat ini. Trend bermusik yang telah mengikis ciri khas dan hal-hal esensial dalam bermusik. Band-band “working class” atau band yang menjalani karir secara bertahap dan memulai segala sesuatunya murni dari kemampuan bermusik para personilnya, kini sudah mulai ditinggalkan. Alih-alih yang populer saat ini adalah ajang pencarian bakat yang pemenangnya didapat dari hasil polling sms, atau segerombol anak muda tampan yang lebih menonjolkan kemampuan menari ketimbang kemampuan bernyanyi.

Kemunduran mental dalam bermusik itulah yang ingin diungkapkan oleh Ryan dan juga beberapa musisi band lain seperi Pizzorno. Di akhir wawancara, Ryan juga mengatakan bahwa ajang penghargaan musik hendaknya tidak dijadikan suatu acuan mengukur capaian dalam berkarya. Terlebih bagi para musisi pendatang, Ryan mengingatkan mereka untuk tidak menjadikan popularitas sesaat sebagai motivasi utama dalam bermusik.*[KK]

Rep: Markonah

Red: Hanny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*