Home / Artikel / Celoteh Agen KK / Scene Punk, Anarkisme dan Infiltrasi Yahudi
Punk dan yahudi (foto: AP)

Scene Punk, Anarkisme dan Infiltrasi Yahudi

KONTERKULTUR–Puluhan tahun saya aktif di scene punk di Indonesia belum banyak melihat perlawanan yang serius dari punks kepada kejahatan-kejahatan bangsa Yahudi. Konflik Palestina-Israel hanya dipandang sebelah mata. Seolah itu hanya konflik biasa antara dua kubu yang sama-sama serakah. Anehnya, ketika meneriakkan slogan-slogan perlawanan terhadap Nazi, mereka justru bersemangat. Anarkisme yang seharusnya sangat sensitif dan radikal dalam menentang ketidak-adilan, dalam masalah-masalah yang terkait kekejaman bangsa Yahudi, para pemikir anarkis cuma santai-santai saja. Sebaliknya, ketika saya menulis dalam zine-zine untuk menentang Israel justru mereka menuduh saya sebagai fasis dan rasis. Ada apa ini? Nah, setelah puluhan tahun bertanya-tanya kini akhirnya terjawab. Bahwa ternyata ini juga bagian dari proyek penyesatan opini yang dilakukan bangsa Yahudi yang (sebenarnya) fasis dan rasis itu.

Pertama, tahukah bahwa ternyata betapa banyak keturunan Yahudi yang tersebar menjadi motor dalam band-band punk kaliber dunia? Coba sesekali bukalah wikipedia kemudian cari biografi dari musisi punk yang kamu sukai. Mayoritas dari mereka adalah bangsa Yahudi. Dalam buku karangan Steven Lee Beeber yang berjudul “The Heebie-Jeebies at CBGB’s” menuliskan bahwa punk di kota New York adalah sebuah pergerakan yang dimotori oleh pemuda-pemudi keturunan Yahudi dari keluarga kelas menengah. Dedengkot-dedengkot legendaris punk seperti Lou Reed, Joey Ramone, Tommy Ramone, Suicide’s Martin Rev and Alan Vega, Jonathan Richman, Lenny Kaye (gitaris Patti Smith), Richard Hell, chris Stein-nya Blondie, sampai pendiri CBGB sendiri Hilly Kristal, semuanya adalah Yahudi tulen! Seradikal apapun ideologi punk yang mereka anut, tetap saja mereka memiliki loyalitas yang sangat tinggi kepada bangsanya sendiri: Yahudi.

buku punk yahudiMenurut buku Beeber pula, dijelaskan bahwa sejarah kemunculan punk dari keturunan Yahudi adalah setelah era tragedi Holocaust, yaitu pembantaian terhadap etnis Yahudi oleh tentara Nazi. Inilah mengapa banyak punk yang meneriakkan anti-Nazi dalam lirik-lirik lagu mereka. Padahal kebenaran pembantaian Holocaust sendiri penuh dengan manipulasi yang dilakukan oleh Yahudi sendiri. Mulai jumlah korban dari pihak Yahudi sampai bentuk-bentuk kekejaman yang dilakukan Nazi kepada mereka sampai saat ini masih belum terbukti secara akurat. Nah, anehnya, di Indonesia banyak band-band punk ikut-ikutan meneriakkan anti-Nazi meskipun mereka bukan Yahudi. Anti-Nazi jauh lebih populer dikalangan punk, padahal yang dilakukan Israel kepada bangsa Palestina jauh lebih sadis dibandingkan dengan apa yang dilakukan Nazi kepada bangsa Yahudi.

Kedua, cobalah buka biografi tokoh-tokoh anarkis seperti Alexander Berkman, Emma Goldman, Voline. Kalian akan menemukan bahwa latar belakang orang-orang tersebut dilahirkan berdarah Yahudi dan dididik di keluarga Yahudi pula. Bahkan dalam sebuah literatur anarkis disebutkan bahwa secara signifikan Yahudi akan selalu memiliki peran yang besar dalam pergerakan anarkisme selama pemikiran yang dibawa Alexander Berkman, Emma Goldman dan Voline tidak punah.

Jika ada yang menentang infiltrasi Yahudi kedalam pemikiran anarkisme pasti akan ditentang habis-habisan. Jangankan saya yang cuma PERNAH mengaku anarkis, orang sekelas pemikir anarkis dunia seperti Mikhail Bakunin pun pernah ditentang habis-habisan dan sempat dicap anti-semit gara-gara menentang eksploitasi global yang dilakukan bangsa Yahudi.

Tulisan ini tidak kemudian membuktikan bahwa saya selalu berprasangka buruk terhadap semua orang keturunan Yahudi. Karena diluar sana juga banyak orang keturunan Yahudi yang “menyimpang” dari doktrin-doktrin agama mereka kemudian menemukan jalan yang lurus, seperti misalnya Maryam Jameela atau Leopold Weiss yang berasal dari keluarga Rabbi Yahudi ortodox. Buku-buku dan pemikiran kedua orang Yahudi tersebut sampai sekarang masih menginspirasi saya. Selain itu kita memang wajib berbuat adil, sebagaimana tidak diperbolehkan untuk membenci etnis atau bangsa tertentu dalam agama apapun (kecuali dalam doktrin agama Yahudi).*[]

Oleh: Azhaar

2 comments

  1. matisyahu, seorang yahudi tulen..mengkhutbahkan ajaran yahudi dalam berbagai lagunya..tapi jelas dia bukan zionis..karena lagu2nya sangat meng-inspirasi seperti halnya bob marley juga yang menganut rastafarianisme (yahudi ethiopia yg berbanding terbalik ajarannya dari ajaran para zionis)..lirik2 mereka tentang cinta universal,perdamaian,anti penindasan,anti perang dan pesan2 positif lainnya..give thanks and praises to the lord then we will be alright (bersyukurlah dan pujilah Tuhan maka kita akan baik2 saja..sangat relijius bukan?), jangan membenci ajaran dan orang yahudi, karena para nabi orang muslim kebanyakan adalah yahudi/bani israel (Ishak,Yakub,Yusuf,Ayub,Musa,Harun,Ilyas,Daud,Sulaiman,Yunus,Zakaria,Yahya,Isa), yang pantas dikutuk adalah Zionisme, yang ajarannya berbanding terbalik 180 derajat dari ajaran asli kitab taurat dan zabur..seorang yahudi yang relijius lebih baik daripada seorang Zionis yang jelas sekuler,fasis,kolonialis dan rasis..dan simak lirik lagu ONE DAY dari matisyahu ini,”sometimes in my tears i drown..but i never let it get me down..so when negativities around..i know someday it’ll all turn around..because all my life i’ve been waiting for..i’ve been praying for..for the people to say..that we don’t wanna fight no more..then will no more wars..and the children will play..one day..one day..one day..one day..(sebuah lagu anti perang dan tentang harapan akan dunia yang lebih baik)

    • Nabi bani israel adalah nabi kaum muslimin memang betul, bahkan kaum muslimin lebih mencitai nabi bani israel dari pd orang yahudi sendiri..kaum yahudi adalah kaum terlaknat krn hobi mereka adalah mendustakan nabi meraka sendiri bahkan membunuhnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.