Home / Tag Archives: Wawancara (page 2)

Tag Archives: Wawancara

Mengenang COCK SPARRER, Pionir Punk Inisiator Lagu “Iwak Peyek” yang Legendaris

KONTERKULTUR–Terima kasih kepada Trio Macan. Band “Punk” paling anarkis se-Indonesia Raya ini, beberapa tahun lalu mempromosikan sebuah anthem berjudul “Iwak Peyek”. Sontak, ingatan saya balik lagi ketika awal-awal dulu mengenal Punk. Lagu Iwak Peyek familiar dengan telinga saya. Tapi siapa ya pencipta nadanya … Begitu lama saya berpikir, sambil menggumamkan lagu itu dengan lirih. Agar makin fokus berpikir, saya pun ...

Read More »

[Wawancara] ONRUST, Band Hardcore/Grind yang Lahir dari Kepenatan Keadaan Jakarta

KONTERKULTUR–ONRUST adalah band grind/crust asal Jakarta. Mereka digerakkan oleh 4 orang, yaitu Ery (Guitar), Geel (Bass), Boboy (Drum), dan Bagas (vocal). Mereka terbentuk pada tahun 2007 di Jakarta Timur. Musik mereka mengingatkan kita akan band-band grindcore dan noise seperti PARKINSON, DISCORDANCE AXIS, PLUTOCRACY, dan ASSUCK. Berikut obrolan (terlalu) singkat antara salah satu wartawan KK dengan ONRUST melalui email. Meskipun jawabannya singkat-singkat karena disambi melakukan ...

Read More »

[Wawancara] Jeff Ament (Pearl Jam), Seorang Skateboarder yang Dermawan

BILA ada seseorang yang begitu cintanya terhadap hobi hingga rela merogoh kocek pribadinya dalam-dalam, mungkin Jeff Ament salah satunya. Tapi berbeda dengan penghobi biasanya, Jeff Ament mengeluarkan uang bukan untuk kepuasan/kepentingan pribadi semata. Dia dikenal sebagai orang yang telah menyumbang ratusan ribu dollar dalam pembuatan/perbaikan skatepark di berbagai kota. Seperti yang dikabarkan rollingstone.com Maret lalu, Jeff telah menyumbang 60 ribu dollar ...

Read More »

[Wawancara] BONEKA TANAH, Melawan Keterbatasan Demi Majukan Scene Underground Surabaya

BONEKA Tanah (BT) adalah salah satu komunitas yang tumbuh di tengah-tengah scene underground di Surabaya. Mereka terbentuk pada tahun 1998 yang berawal dari tongkrongan, kemudian berlanjut dengan ide untuk menggelar event pertama mereka di tahun 1999 yang bertajuk “ALTERNATIVE PARADE”. Meski ketika itu hanya pakai panggung kawinan yang kecil dan sempit, tanpa sekat, bertempat di lapangan parkir kampus Unair, tapi ...

Read More »

[Wawancara] Dida ‘C.U.T.S’: “It’s ok without drugs”

NAMA C.U.T.S itu awalnya diambil dari judul album the Knife yaitu “Deep Cuts”, kemudian C.U.T.S dijadikan sebagai akronim dari “Caustics Ultraist Totally Slice” yang artinya adalah sebuah pola visual yang luar biasa yang terjadi akibat peristiwa optic dari perpaduan berbagai macam cahaya. Seperti C.U.T.S itu sendiri, terbentuk dari berbagai macam latar belakang bermusik dan influence masing-masing personilnya. Tapi ada yang menarik ...

Read More »

[Wawancara] Phopi ‘LOSE IT ALL’: “Narkoba hanya untuk para pecundang!”

SIAPA sangka mojang Bandung bertubuh mungil ini penggebuk drum dan vokalis band cadas. Dialah Phopi tercatat sebagai drummer band baroque pop ANGSA & SERIGALA dan band punk MONALISA, dan juga vokalis band hardcore LOSE IT ALL. Cewek yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia jurusan Manajemen Pemasaran Pariwisata ini tidak malu-malu bercerita dan berbagi pengalamannya dengan narkoba dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh gerakan Drug Free Youth Indonesia. Berikut obrolan mereka yang kami ...

Read More »

Themfuck Pilih Mendalami Islam, JERUJI Angkat Vokalis Baru

SIAPA sangka band dedengkot punk asal Bandung JERUJI kini harus ditinggal salah satu pendirinya sekaligus vokalisnya, Themfuck alias Donny Supriadi. Pemintaan Themfuck untuk keluar sebenarnya sudah sejak setahun yang lalu, tapi terlaksana awal tahun 2015 ini. Selama Themfuck tidak lagi bermain di band, JERUJI menggunakan vokalis additional. Namun kemarin, JERUJI akhirnya memutuskan untuk mengangkat vokalis tetap sebagai pengganti Themfuck. Hal ...

Read More »

[Wawancara] KEEP THE FAITH: “Hanya konsep agama yang paling relevan”

KONTERKULTUR–KEEP THE FAITH terbentuk pada pertengahan 2011 oleh 4 orang dengan latar belakang yang berbeda. Mereka menggabungkan musik Hardcore 80-an, Oi! dengan Heavy Metal, serta Oldskool Thrash. Secara musikal tidak ada diantara style tadi yang lebih dominan, dikarenakan dalam band ini ada kebebasan menyalurkan ide dan cara bermain dari para personelnya. Jika harus menentukan, band ini boleh dibilang band Hardcore/Crossover. ...

Read More »

[Wawancara] NOISE ADDICT: Positive Life dan Kritik Terhadap Liberalisme

KONTERKULTUR–Noise Addict band Pop Punk asal Depok, Jawa Barat. Terbentuk dipertengahan tahun 2002 silam. Nama band Noise addict ialah sebuah nama pemberian dari almarhum Izenvocs Paper Gangster. Pada tahun 2008 album pertama dalam bentuk kaset berhasil di rilis, dengan judul “Lets Do Your Think” (Defend Record). Dilanjut di 2010 dengan merilis EP berjudul “Hello Addicted” (Defend Record) dan saat ini ...

Read More »

Penny ‘CRASS’ Lebih Sering Dengar Musik Jazz Ketimbang Musik Punk (BAGIAN 3-HABIS)

KONTERKULTUR–lanjutan dari wawancara sebelumnya (Penny CRASS: Saya Tak Sudi Punk Jadi Komoditi (BAGIAN 2)) Sewaktu ditanya lagu apa yang sedang Penny sukai, dia malah menjawabnya dengan tangkas: “Saya menyukai Jazz lebih dari jenis musik apapun. Bahkan terkadang saya senang berlama-lama mendengar musik klasik,” Ini sangat mengagetkan. Semua fansnya pasti berpikir, dia akan menyebut banyak nama band Punk legendaris untuk sekedar membuktikan ...

Read More »