Home / News / Sound News / Tragis, Vokalis CLOSE GRIP Ditembak Mati Sesaat Setelah Konser

Tragis, Vokalis CLOSE GRIP Ditembak Mati Sesaat Setelah Konser

KONTERKULTUR–Salah satu band Hardcore asal Salt Like City, Amerika Serikat, bernama Close Grip, mengalami musibah. Brad Hancock, sang vokalis dikabarkan mati tertembak.

Anehnya, Brad ditembak oleh seseorang yang diduga masih kerabatnya sendiri, tidak lama setelah dia menyelesaikan konsernya.

Secara singkat, kronologis penembakan Brad terjadi ketika Close Grip manggung Sabtu (15/11) akhir pekan lalu, dalam sebuah acara tur sebuah band bernama Soul Search, di Utah, Amerika Serikat. Setelah manggung, Brad terlihat beradu pendapat dengan kerabatnya tersebut. Lalu, mereka terlihat berjalan keluar venue, perdebatan semakin panas, hingga akhirnya Hancock diberondong tembakan yang dilakukan oleh saudaranya tersebut.

Namun tidak hanya Brad yang jadi korban, tembakan itu juga melukai beberapa penonton yang ada di sekitar venue, setelah melakukan penembakan pelaku pergi melarikan diri.

Pihak kepolisian Utah cukup cekatan melakukan pengejaran dan akhirnya pelaku bisa ditangkap sehari setelah kejadian.

Yang mengenaskan adalah, kematian Brad meninggalkan istri dan anaknya yang masih berusia satu tahun. Tidak terkira betapa sedihnya keluarga yang ditinggalkannya.

Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita untuk berhati-hati dalam bergaul dalam sebuah komunitas. Karena teman baik sekalipun bisa menjadi musuh dan berbuat nekad.*[KK]

Editor: Aik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.