Home / News / Sound News / Varg Vikernes Mengaku Jijik Pernah Menjadi Gay Saat Dipenjara

Varg Vikernes Mengaku Jijik Pernah Menjadi Gay Saat Dipenjara

KONTERKULTUR–Varg Vikernes, pria asal Norwegia yang juga merupakan former dari band blackmetal Burzum mengaku jijik karena pernah menjadi homoseksual saat dirinya dipenjara. Vikernes dipenjara pada tahun 1993 karena didakwa telah membunuh personil band nya yaitu Øystein Aarseth “Euronymous”. Vikernes pun diganjar hukuman 16 tahun penjara untuk tindakan kriminalnya tersebut.

Saat dipenjara, Vikernes dikenal sebagai narapidana yang gemar melakukan hubungan seks dengan narapidana lain yang notabene adalah laki-laki. Foto-foto konyol yang menunjukkan penyimpangan seksualnya tersebut telah banyak beredar di internet kala itu.

Namun siapa sangka, setelah bebas dari penjara, Vikernes justru merasa menyesal dan jijik pada dirinya karena telah menjadi budak homoseksual saat ia dipenjara. Dilansir dari metalsucks.net (18/11/2009), Vikernes menyatakan bahwa dirinya tidak bangga dengan budaya blackmetal masa kini. Vikernes menilai bahwa banyak dari para penggemar blackmetal gemar memakai tatto dan menjadi homoseksual, dia tidak setuju jika hal tersebut dikaitkan dengan aliran musik blackmetal.

“Saya bermain musik dengan apa yang saya yakini sebagai bagian dari musik metal, merekapun begitu. Tapi kami sungguh berbeda dalam hal itu (budaya homoseksual, red)”, pungkas Vikernes.*[KK]

Rep: Aik

Red: Hanny

One comment

  1. Metalsucks,Loudwire, metal injection, apapun itu medianya, Gak sedikit Metalhead disana khususnya para penikmat genre Black Metal yang masih Nyiyir atau mungkin Dendam Atas kematian Oystein Aarseth oleh Varg Vikernes, Gw rasa gak mungkin Seorang Paganism melakukan Hal rendah seperti itu mengingat Bard “faust” Eithun, rekan seperjuangan Varg Vikernes yang juga seorang Pagan dipenjara Atas Kasus Pembunuhan terhadap Pria Gay.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*