Home / Artikel / Opini Hatkor! / Wahai Pengedar Narkoba! Masuklah Indonesia! Tanah Kami Masih Cukup Untuk Kuburan Kalian!
ilustrasi. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Wahai Pengedar Narkoba! Masuklah Indonesia! Tanah Kami Masih Cukup Untuk Kuburan Kalian!

KONTERKULTUR–Akhirnya, yang lama saya tunggu-tunggu,…eksekusi terhadap delapan terpidana mati kasus narkoba pada akhirnya dilaksanakan juga di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, pada Rabu, pukul 00.25 WIB lalu.

Delapan terpidana mati itu, Andrew Chan (warga negara Australia), Myuran Sukumaran (Australia), Raheem Agbaje Salami (Nigeria), Zainal Abidin (Indonesia), Rodrigo Gularte (Brazil), Silvester Obiekwe Nwaolise alias Mustofa (Nigeria), Martin Anderson alias Belo (Ghana), dan Okwudili Oyatanze (Nigeria), kini sudah mampus menemui ajalnya. Mungkin mereka sekarang sedang asyik dijadikan mainan oleh malaikat penyiksa atas dosa-dosa mereka mengedarkan narkoba di Indonesia.

Iya, saya adalah salah satu orang yang sepakat dengan eksekusi mati ini. Meskipun saya cuma penggemar musik metal yang nggak pernah terkenal, tapi saya berhak bercerita tentang opini saya terhadap kasus eksekusi terpidana narkoba ini. Saya memang jauh sekali jika dibandingkan dengan popularitas Anggun C Sasmi yang beberapa hari lalu heboh menolak eksekusi mati. Apalagi kalau dibandingkan dengan Barney “Napalm Death” dan Gitaris Black Sabbath yang juga menolak keras keputusan pemerintah Indonesia untuk mengeksekusi bandar-bandar narkoba ini.

Tapi saya punya banyak alasan untuk pro dengan eksekusi ini! Yang menurut saya ini jauh lebih penting daripada alasan-alasan bodoh berlabel ‘kemanusiaan’ yang dilontarkan para pemrotes-pemrotes itu.

Pertama, sejak SMA saya sering kehilangan teman-teman baik saya karena narkoba! Sudah dipastikan para pemrotes itu tidak pernah menyadari betapa sedihnya memiliki teman-teman baik yang hidupnya hancur, keluarganya hancur, ekonominya hancur, karena narkoba. Sedangkan sebagian besar dari mereka sudah berusaha mati-matian untuk menghindar dari jeratan narkoba dan ingin kembali hidup normal namun SELALU saja mereka dihasut dan digoda oleh para penjual narkoba dan lingkungannya untuk terus dan terus menjadi pelanggan setia.

Para pemrotes itu jelas nggak paham, kalau satu persatu, teman saya meninggal karena overdosis atau terkena penyakit lain yang disebabkan oleh efek buruk penggunaan narkoba berkepanjangan. Mereka jelas nggak paham bagaimana perasaan orang tua teman-teman saya yang meninggal itu! Seenaknya mereka mengatakan bahwa hukuman mati tidak menyelesaikan masalah! Justru selain hukuman mati bagi mereka, hukuman apa lagi yang bisa membuat mereka jera??? Bukankah sebagian besar bandar narkoba pernah merasakan penjara sebelumnya?? Bukankah justru dipenjara adalah surga bagi para bandar narkoba untuk  mengedarkan produk setannya itu??

Kedua, hukuman mati adalah hukuman yang paling tepat untuk memberikan efek jera, baik untuk pelaku maupun untuk para pengedar lainnya! Jika hukum di Indonesia sudah setegas ini bagi para bandar narkoba, maka kami di Indonesia bisa teriak lantang kepada pengedar narkoba asing yang belum masuk ke Indonesia: “Masuk lah Indonesia, kalau kalian berani! Kami masih punya tanah yang cukup untuk kuburan kalian!”.

Saya sangat mengapresiasi tindakan pemerintah untuk mengeksekusi para pengedar narkoba ini dan telah mau menutup telinga dari intervensi asing. Karena seandainya pemerintah lebih memberatkan mulut negara-negara lain untuk membatalkan eksekusi, kemudian para bandar narkoba itu bisa dibiarkan hidup, kemudian mereka justru berkuasa di penjara, maka bisa DIPASTIKAN, bandar-bandar narkoba lainnya akan menjadikan Indonesia sebagai surga bagi narkoba!!

Akan jauh lebih banyak generasi muda yang masa depannya dirusak. Akan jauh lebih banyak remaja yang otaknya menjadi tolol. Semakin banyak pemuda yang hidupnya berantakan, keluarganya berantakan, anak-anaknya terlantar, lantaran orang tuanya pecandu narkoba. FAKKK!!

Selama mulut saya masih bisa bicara, selama tangan saya masih bisa menulis, selama otak saya masih jernih. Saya akan terus melawan! Saya akan terus melawan segala hal yang destruktif dan merugikan banyak orang!*[]

Oleh: Provokator

Editor: Markonah

2 comments

  1. hidup adalah hak yang paling asas bagi manusia, mati adalah hak prerogatif Tuhan untuk mencabut nyawa tiap makhluknya..tak ada dosa yang tidak bisa diampuni oleh Tuhan..karena Tuhan Maha Pengampun..manusia boleh bermain tuhan2an..boleh perang2an..boleh menghancur luluh-lantakkan seluruh isi bumi..juga boleh dan bisa membuat kiamat esok hari kalo mau..tapi saya,seorang mantan pecandu narkoba tidak akan pernah setuju hukuman mati !! banyak teman saya yang mati karena narkoba,tapi banyak juga yang sembuh termasuk saya sendiri..jika anda seorang pecandu dan benar2 ingin sembuh anda pasti akan sembuh..semuanya tergantung dari diri sendiri..kebanyakan teman saya yg mati memang sudah tidak punya semangat hidup lagi..keadaan keluarga yg tercerai-berai dan tiadanya kasih sayang dari keluarga sangat menentukan kondisi psikis seorang pecandu..anda ingin sembuh dari kecanduan narkoba? gampang…kembalilah ke alam..biarkan alam yg menyembuhkanmu..copot sepatumu dan berjalanlah naik turun bukit sejauh minimum 10 km sudah cukup untuk mengeluarkan racun di dlm tubuhmu..teman saya byk yg mati karena mereka manja..rata2 berasal dari kalangan orang berada namun broken home..untung keluarga saya tidak kaya, jadi saya melecut diri saya sendiri utk melawan penyakit psikis ini..bagi saya hukuman mati sudah kuno dan sudah saatnya dihapuskan..karena manusia bukanlah angka2..anda bisa menginjak mati seekor semut namun kita tidak tahu mengapa hewan itu diciptakan oleh Tuhan..biarlah Tuhan yang menentukan takdirnya..kita manusia hanya bisa mengupayakan yang terbaik apa yang bisa kita lakukan karena kita adalah makhluk yang berakal..sudahkah kita memaksimalkan akal kita? jangan cuma waton suloyo dan asal2an..rehabilitasi dan beri kesempatan kedua utk mereka..tidak semua yang kita lihat,baca dan dengar adalah benar..bgitu juga tidak semua keputusan pengadilan adalah adil..

  2. saya pernah masuk penjara karena mengkonsumsi narkoba..saya pernah bersinggungan/berkenalan dan berteman dengan seorang terpidana hukuman mati..saya tidak setuju hukuman mati terhadap dia karena dia hanyalah kurir..bukan bandar atau pemilik pabrik heroin (jenis narkoba yg paling berbahaya menurut saya)..ada sekitar 10-12 orang kurir penyelundup narkoba dari luar negeri ke indonesia..hukumannya bervariasi..1 orang terhukum mati dan yang lain antara 18 sampai 12 tahun yang paling ringan.. tiga diantaranya adalah WNA, termasuk si terpidana mati..uniknya mereka semua adalah wanita..janda yang punya anak kecil..dan berlatar belakang TKW..saya masih ingat si terpidana mati pernah curhat ke saya bahwa dia kuat dihukum penjara puluhan tahun gpp asal suatu saat bisa kembali pulang ke negaranya utk berkumpul kembali dengan anak dan keluarganya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.